PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi, Neurologi, Gangguan Bicara

Apraksia Bukofasial

buccofacial apraxia

Ringkasan Singkat

Apraksia bukofasial adalah kesulitan dalam melakukan gerakan wajah, mulut, dan lidah secara sukarela, meskipun otot-ototnya berfungsi normal.

Apraksia bukofasial adalah suatu bentuk apraksia yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan gerakan-gerakan sukarela pada otot-otot wajah, bibir, lidah, dan pipi, seperti meniup, menjilat bibir, atau tersenyum atas perintah, meskipun tidak ada kelemahan otot atau masalah sensorik yang mendasarinya. Individu dengan apraksia bukofasial mungkin dapat melakukan gerakan-gerakan ini secara spontan, tetapi mengalami kesulitan besar ketika diminta untuk melakukannya. Kondisi ini sering dikaitkan dengan lesi pada lobus frontal dan parietal, terutama di daerah Broca atau area sekitarnya di hemisfer dominan, dan dapat menyertai gangguan bicara seperti afasia atau disartria. Diagnosisnya memerlukan evaluasi neuropsikologis yang cermat.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Duffy, J. R. (2013). *Motor speech disorders: Substrates, differential diagnosis, and management* (3rd ed.). Elsevier Mosby.
  • American Speech-Language-Hearing Association. (n.d.). *Apraxia of Speech*. Retrieved from https://www.asha.org/
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback